Jae-Yeong sudah bisa melihat hantu sejak kecil, dan hantu-hantu itu selalu berjenis kelamin laki-laki. Diam-diam, ia dulu membaca manga BL bersama "saudara hantu" ini. Setelah ayahnya mengetahui hal itu, ia dipaksa pindah dari lingkungannya dan menjalani berbagai ritual shamanistik sampai hantu-hantu itu akhirnya menghilang. Pindah sekolah dan berbagai upacara yang terus-menerus membuat fisik dan emosinya terkuras serta merasa kosong. Ketika ia kembali ke lingkungan lamanya, ia disambut oleh Do-Ha, dulunya adik laki-laki yang pemalu dan mudah menangis, dan kini sudah menjadi pemuda yang cukup tinggi untuk memandanginya dari atas. Do-Ha mengaku bahwa perasaannya terhadap Jae-Yeong tidak pernah memudar. Cerita ini adalah entri kesebelas dalam koleksi Sachungi: Neoreul Saenggakaneun Bom.